Fingir.

Normal with bullshit people, fake people.
Puaka people is everywhere.

Aku bagi example lah.

Aku dengan perempuan cantek satu.
Borak punya borak. Mengumpat punya mengumpat pasal perempuan cantek dua.
Sampai tak ingat orang kiri kanan.
At last, perempuan cantek satu bergabung dengan perempuan cantek dua untuk mengumpat pula.
Eh, apadehal.

Bila mana engkau cuba lah elak macam mana pun taknak mengumpat, dan bila engkau senyap. Orang akan mengata.

"Kenapa dengan A? Prob ke?"

Fine. I talk rubbish.